Home     About Us     Our Services     Contact Us     Site Map      Disclaimer     Privacy Policy

Health Information     FAQ     Important Links     Shop

 

 

Kabel-Kabel Menjengkelkan: varicose veins (varices)
Oleh: Silvan S. Prayogo, BSc. Biochem & Mol. Bio, MSc. Biotechnology
Perubahan terakhir: 11 September 2008.

Varicose Veins On Calves. Picture is taken from www.vascularweb.orgApakah Anda melihat garis-garis biru atau ungu gelap pada betis Anda yang nampak seperti jaringan kabel di bawah kulit? Garis-garis ini adalah pembuluh darah vena (veins) yang membengkak dan berubah bentuk. Pembengkakan vena ini  disebut varicose veins (varices). Varices umumnya ditemukan di kaki terutama pada betis.

Vena adalah pembuluh darah yang membawa darah kotor (deoxygenated blood) dari seluruh bagian tubuh Anda menuju ke jantung. Vena normal memiliki dinding elastis untuk mendorong aliran darah ke jantung. Vena dilengkapi dengan katup-katup satu arah untuk mencegah aliran darah agar tidak berbalik menjauhi jantung.

Bagaimana varices muncul? Vena Anda melebar ketika elastisitasnya menurun sehingga katup-katup tidak bisa menahan aliran darah yang berbalik arah menjauhi jantung. Katup-katup yang rusak ini menyebabkan darah memenuhi dan memperbesar vena sehingga terlihat pada kulit.

Varicose veins: pengenduran vena. Gambar diambil dari US National Library of Medicine And The National Institute of Health Website.Anda mungkin tidak mengalami gejala apapun selain pembuluh vena yang nampak jelas tak beraturan dan membengkak di bawah permukaan kulit. Namun beberapa penderita dapat mengalami gejala seperti sakit pada kaki, pembengkakan pada mata kaki, luka pada kulit di sekitar mata kaki. Selain itu, luka ringan di daerah varices akan berdarah lebih banyak dan penyembuhan memakan waktu lebih lama dari pada kondisi normal. Walaupun jarang terjadi, varices bisa pecah dan menyebabkan banyak pendarahan.

Wanita biasanya lebih rentan terhadap varices. Perubahan hormon selama kehamilan, pra-menstruasi, atau menopause merupakan salah satu faktor penyebab varices karena hormon wanita cenderung mengendurkan dinding-dinding vena. Terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy) dan/atau pil KB dicurigai mampu meningkatkan resiko terbentuknya varices.

Terlalu lama berdiri meningkatkan resiko terkena varices karena darah tidak bersikulasi dengan baik jika Anda bertahan pada posisi yang sama terlalu lama.

Tekanan terhadap pembuluh darah vena akibat kelebihan berat badan (obesitas) juga bisa memicu varices. Penyebab varices lainnya adalah penuaan, vena yang sudah berulang kali rusak, faktor keturunan, dan kondisi darah (contoh: diabetes).

Keluhan varices lebih karena alasan kecantikan terutama bagi para wanita. Pria umumnya tidak terganggu karena varices tertutup rambut-rambut pada kaki. Perawatan varicose veins bisa sesederhana mengangkat kaki saat beristirahat atau tidur, menghindari berdiri atau duduk terlalu lama, menghindari duduk dengan kaki disilangkan, mengatur berat badan dengan diet dan berolah raga, dan/atau mengenakan kaos kaki khusus yang ketat (compression stocking).

Solusi-solusi lainnya ialah dengan pembedahan untuk membuang atau menutup vena-vena yang membesar. Pembedahan dilakukan dengan menarik keluar atau menyumbat aliran vena yang membesar. Pembuangan varicose veins tidak mempengaruhi sirkulasi darah karena vena-vena yang berada lebih dalam di kaki berperan dalam menghantar volume darah yang lebih besar.

Jika Anda takut terhadap pisau bedah, metode penghilangan varicose veins tanpa operasi yang sedang populer saat ini adalah sclerotherapy. Sclerotherapy dilakukan oleh seorang dokter dengan menyuntikkan cairan berzat kimia khusus untuk menyumbat vena yang membengkak. Varicose veins biasanya akan memudar dalam beberapa minggu setelah injeksi. Sclerotherapy mungkin perlu dilakukan beberapa kali untuk hasil optimum. Namun, sclerotherapy tidak memerlukan anastesi karena tingkat rasa sakit yang minimal. Selain itu sclerotherapy untuk menghilangkan varices di bawah kulit cukup aman dan cepat sehingga Anda tidak perlu cuti kerja. Anda bahkan dapat melakukannya di sela-sela jam makan siang.


Ya, kami melakukan Sclerotherapy. Hubungi kami Segera!!

Kembali ke atas

Referensi:

  1. Mayo clinic website: "Varicose Veins". http://www.mayoclinic.com/health/varicose-veins/DS00256/DSECTION=2.
    Last updated: 16 January 2007. Last visited: 20 August 2007.

  2. NHS Direct webiste: "Varicose Veins". http://www.nhsdirect.nhs.uk/articles/article.aspx?articleId=387
    Last updated: 17 July 2007. Last visited: 20 August 2007.

  3. Pictures:

 

 


 Language: English

 

Lihat "SITE MAP"

(Peta Situs)

untuk berselancar di

 www.mitralab.com

 

 

 
Home | About Us | Our Services | Contact Us | Site Map | Disclaimer | Privacy Policy | Health Information | FAQ | Important Links | Mitra Shop